• Maritex Brand Cat

    Brand produk teratas Maritex (cat tembok, cat kayu serta besi, cat genteng, wall filler, politur, serta zincromate) yg dibuat oleh PT. Rajawali Hyoto berubah menjadi satu diantaranya perusahaan besar produksi cat yg berdiri dari tahun 1973. Produk cat ini sudah punyai sertifikasi halal dengan mengerjakan sekumpulan uji oleh MUI pada bahan baku, proses produksi, technologi, dan metode management perusahaan desember waktu lalu. 

     

    Direktur LPPOM MUI, Dr. Lukmanul Hakim M. Si menjelaskan, tingkat kepahaman warga berkenaan brand yg utama buat disertifikasi tetap kurang serta kerap dikira salah tafsir oleh warga pada MUI dengan keluarkan fatwa halal pada satu produk. 

     

    “Masyarakat mesti mengerti kalau cat utama buat disertifikasi halal, bagian dari konstruksi cat itu pada prinsipnya pigmen, binder (resin) , solvent, additive, itu mesti bebas berbahan yg najis seperti babi, ” ujarnya dalam acara Maritex Halal Certification Announcement di Zest Hotel Jalan Sukajadi No. 16 Bandung Rabu, (13/3) 

     

    Ia memberi tambahan, pemanfaatan cat pada tempat beribadah berubah menjadi rujukan mesti pisah bagian cat yg tersertifikasi halal, bagian cat mesti bebas dari beragam model najis. 

     

    Artikel Lainnya : harga cat avian

     

    “Sering kali dikira remeh, cat itu dimanfaatkan pada tempat beribadah seperti masjid. Bila cat mempunyai kandungan gelatin umpamanya (bagian yg diharamkan) itu udah masuk najis, seandainya kita bersender atau cipratannya terserang tangan itu kita mesti bersihkan melalui langkah yg tidak sama bukan kembali dengan wudu, ” paparnya. 

     

    Ia memberi tambahan sangatlah mengapresiasi pada produsen yg pro-aktif ajukan sertifikasi halal. 

     

    Brand Manager Maritex, Yusuf Aristiana memaparkan, prinsip bisnisnya arah pada kostumer, masyarakat Indonesia sebagian besar muslim hingga ini adalah usaha biar muslim rasa aman, nyaman serta tentram dalam memanfaatkan serangkaian produk Maritex. 

     

    “Produk Maritex udah terdistribusi dengan cara nasional karena itu kami berikan keyakinan terhadap costumer bukan hanya dari agunan halal tetapi mutu pada harga bisa dijangkau buat kelas menengah ke bawah dapat dijangkau, ” paparnya 

     

    Yusuf memberi tambahan, proses sertifikasi halal kuras jangka periode lebih dari 1 tahun, meyakinkan bahan baku yg dimanfaatkan lebih dari 50 supplyer punyai sertifikasi halal. 

     

    “Kami senantiasa mengerjakan pemasyarakatan ke warga termasuk juga safari masjid ke beberapa daerah buat memperkenalkan produk, dikehendaki keyakinan pada produk kami bertambah serta perkembangan ekonomi naik sampai 20 prosen, ” paparnya. 

     

    Selanjutnya : harga batu kali

     

    Yusuf memaparkan, bukan hanya brand Maritex yg disertifikasi halal, tetapi brand produksi dari PT. Rajawali Hyoto bakal turut disertifikasi halal jadi bentuk prinsip dalam mengimplemengasikan customer oriented. 

     

    “Taglain brand kami ‘maritex pastinya sip’ (sip harga, mutu serta timbangan) lantas buat obyek kampanye safari masjid serta toko ialah ‘maritex pastinya halal’ dalam mensosialisasikan produk, ” jelasnya. 

     

    Disamping itu, Compliance Commite Head Maritex Wahyu Murbandoni memaparkan dalam perjalaan sejarahnya dari tahun 1951 berasal cuma suatu toko bangunan lantas 1973 dirikan pabrik cat sampai berdiri hingga sekarang mempunyai komitmen berikan produk terpilih buat costumer. 

     

    “Dari tahun berasal dari 1951 berdiri jadi toko bangunan, 1973 menekuni perusahaan Hyoto, 1988 berpindah berubah menjadi Rajawali Hyoto terus akan berexperimen berikan produk terpilih buat costumer. Sebagian besar masyarakat Indonesia berubah menjadi perhatian kami terhadap costumer dalam memanfaatkan satu produk, karenanya sertifikasi produk dilaksanakan pada semua bagian yg masuk dalam konstruksinya, ” katanya.


  • Commentaires

    Aucun commentaire pour le moment

    Suivre le flux RSS des commentaires de cet article


    Ajouter un commentaire

    Nom / Pseudo :

    E-mail (facultatif) :

    Site Web (facultatif) :

    Commentaire :